Rinai hujan dalam derai tangis sang gadis
Terpaku dalam kehampaan
Berselimut terpaan problema kehidupan
Lentera pun meredup
seiring gugurnya lembar demi lembar cerita indah
Risau, sang gadis pun galau
Telah habis daya dan segenap asa
Yang tersisa hanya pilu menusuk kalbu
Sang Gadis dalam isak tangisnya
Tengadahkan wajah ranumnya
Tetes-tetes air hujan pun jatuh…
menimpa seribu beban dan kesedihannya
Tiba-tiba rembulan menyapa
Kan ku sibak kelamnya malam itu
dengan kelembutan cahayaku
Rembulan yang mampu menepis segala gunda dan air mata..
Rembulan yang kan terangi hatimu dengan bahtera lenteraku
Kan ku temani malammu
Tak ku izinkan rinai hujan menambah kesedihanmu
Kan ku untai senyuman…
yang hanya kau rasakan lewat sentuhan kalbumu
Rembulan pun tersenyum..
Raihlah mimpi bersamaku
Posted by aisyah~azzahra on Januari 15, 2009 at 5:38 am
Ukh.. an uda buka blog anti.
Lucu koq =)
Ntar kpn2 kl ktmu crita2 lg,,
Hehehe..
Posted by Nur_Akhilla on Januari 16, 2009 at 5:34 am
Jazakillah Ukht. Biasa aja kq blognya, ni sangat2 sederhana.
Okey, InsyAllah minggu ini, ukht. Doain aja mg ana gak ada halangan.
Posted by just Bryan on Januari 27, 2009 at 6:42 pm
Waa.. pinter bwt puisi jga nih..
Posted by nola on Januari 11, 2010 at 9:39 am
ukhti bisa gak bisa gak bikin puisi yang brtema cinta………
Posted by abdul al ghifari on Maret 27, 2011 at 4:14 am
subhanallah…bagus bngt ukhty…lain kali cerita lagi yah tapi yg lbih bgus,akhi yg nilai owh..hehehe
Posted by penggila stoner on Desember 21, 2011 at 3:27 am
kl ku dibikinin puisi tentang kisah kasih di sekolah Q gx nolak